Info
Memuat...

MQO: Qur’an Dekat, Iman Kuat – Al-Qur’an Digital dengan Fitur Inovatif untuk Umat Islam




Menyambut momen istimewa Nuzulul Qur’an pada 17 Ramadhan 1446 H / 17 Maret 2025, Divisi Informatika MISNTV dengan bangga meluncurkan MQO (MISNTV Qur’an Online), sebuah platform Al-Qur’an digital yang dirancang untuk memudahkan umat Islam dalam mempelajari dan memahami kitab suci Al-Qur’an. MQO bukan sekadar Al-Qur’an digital biasa, melainkan sebuah inovasi yang menggabungkan teknologi modern dengan nilai-nilai spiritual, diharapkan dapat menjadi sarana yang bermanfaat bagi masyarakat luas.  

Dikembangkan oleh tim profesional Divisi Informatika MISNTV bersama mahasiswa magang dari Politeknik Negeri Banyuwangi, MQO hadir dengan berbagai fitur unggulan yang membedakannya dari platform Al-Qur’an digital lainnya. Dengan tagline Qur’an Dekat, Iman Kuat, MQO bertujuan untuk mendekatkan umat Islam kepada Al-Qur’an, sekaligus memperkuat keimanan melalui kemudahan akses dan fitur-fitur canggih yang disediakan.  



Apa Itu MQO?

MQO adalah website Al-Qur’an digital yang dapat diakses secara online melalui https://www.quran.misntv.com Platform ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan umat Islam dalam membaca, mempelajari, dan memahami Al-Qur’an dengan lebih mudah dan praktis. MQO tidak hanya menyediakan teks Al-Qur’an, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan yang memudahkan pengguna dalam aktivitas keagamaan sehari-hari.  


Fitur Unggulan MQO

Berikut adalah beberapa fitur yang membuat MQO berbeda dari platform Al-Qur’an digital lainnya:  


1. Cetak dan Unduh dalam Berbagai Format

MQO memungkinkan pengguna untuk mencetak atau mengunduh ayat-ayat Al-Qur’an dalam format PDF, RTF, dan TXT. Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang ingin menyimpan atau membagikan ayat-ayat tertentu.  

2. Share via WhatsApp per Ayat

Ingin membagikan ayat Al-Qur’an kepada keluarga atau teman? MQO memudahkan pengguna untuk membagikan ayat langsung melalui WhatsApp dengan sekali klik.  

3. Unduh Surat Utuh dan Tafsir Jalalain

Pengguna dapat mengunduh Al-Qur’an secara utuh lengkap dengan tafsir Jalalain, yang memudahkan dalam memahami makna dan konteks dari setiap ayat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memiliki Al-Qur’an digital beserta penjelasan tafsirnya dalam satu file, sehingga dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa perlu terhubung ke internet. Dengan demikian, MQO tidak hanya memudahkan pengguna dalam membaca, tetapi juga mendalami kandungan Al-Qur’an secara lebih komprehensif.

4. Jadwal Sholat Berbasis Lokasi

 MQO dilengkapi dengan fitur jadwal sholat yang disesuaikan dengan lokasi pengguna, memastikan Anda tidak ketinggalan waktu sholat.  

5. Multibahasa  

 Platform ini mendukung berbagai bahasa, memudahkan pengguna dari berbagai negara untuk memahami Al-Qur’an dalam bahasa yang mereka kuasai.  

6. Text-to-Speech (TTS) 

Fitur TTS (Text-to-Speech) yang dikembangkan oleh tim Divisi Informatika MISNTV memungkinkan pengguna untuk mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan suara yang jelas dan natural.  


MQO: Menyambut Nuzulul Qur’an dengan Inovasi

Peluncuran MQO pada 17 Ramadhan 1446 H / 17 Maret 2025 bukanlah suatu kebetulan. Tanggal ini dipilih secara khusus karena bertepatan dengan peristiwa Nuzulul Qur’an, yaitu turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan meluncurkan MQO pada momen bersejarah ini, Divisi Informatika MISNTV berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi umat Islam dalam mempelajari dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.  


Qur’an Dekat, Iman Kuat 

Tagline Qur’an Dekat, Iman Kuat mencerminkan visi MQO untuk mendekatkan Al-Qur’an kepada umat Islam melalui teknologi. Dengan kemudahan akses dan fitur-fitur inovatif, MQO diharapkan dapat menjadi teman setia dalam memperkuat keimanan dan ketaqwaan.  


Tunggu Apa Lagi? 

Jadikan MQO sebagai bagian dari aktivitas keagamaan Anda. Kunjungi https://www.quran.misntv.com dan rasakan kemudahan mempelajari Al-Qur’an dengan fitur-fitur terbaik yang disediakan. Mari sambut Nuzulul Qur’an 1446 H dengan semangat baru untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.  


Dengan MQO, Al-Qur’an semakin dekat, iman semakin kuat. QuranDekatImanKuat













Populer

Kitab Alfiyah-4

 Kalimat ini adalah bagian dari Alfiyah Ibnu Malik dan berikut adalah terjemahannya: تُقَرِّبُ الأقْصى بِلَفْظٍ مُوجَزِ   Artinya: "Ia mendekatkan yang paling jauh dengan ungkapan yang ringkas." Di sini, Ibnu Malik menjelaskan bahwa ilmu nahwu, yang dibahas dalam *Alfiyah*, mampu menjelaskan konsep yang kompleks atau jauh (sulit) dengan kata-kata yang singkat dan jelas. Ini menunjukkan kejelasan dan efisiensi dalam penyampaian ilmu. وَتَبْسُطُ الْبَذْلَ بِوَعْدٍ مُنْجَزِ  Artinya: "Dan ia memperluas pemahaman dengan janji yang pasti." Bagian ini menegaskan bahwa ilmu nahwu juga memberikan penjelasan yang lebih luas dan detail (meluaskan) mengenai suatu hal dengan kepastian atau janji yang jelas, yang membuatnya lebih mudah dipahami. Secara keseluruhan, kalimat ini menegaskan bahwa Alfiyah berfungsi untuk menjelaskan dan memperjelas ilmu nahwu dengan cara yang ringkas dan mudah dipahami, serta memberikan jaminan dalam pemahaman tersebut.

Kitab Alfiyah-1

kitab Alfiyah Ibnu Malik, sebuah karya terkenal dalam bidang ilmu nahwu (tata bahasa Arab) yang disusun oleh Ibnu Malik. Berikut adalah arti dari kalimat tersebut: قَالَ مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ مَالِك Artinya: "Berkata Muhammad, dia adalah Ibnu Malik." Ini adalah pengenalan penulis, yakni Muhammad bin Malik, yang dikenal sebagai Ibnu Malik. أَحْمَدُ رَبِّي اللهَ خَيْرَ مَالِكِ   Artinya: "Aku memuji Tuhanku, Allah, sebaik-baik Pemilik." Dalam bagian ini, Ibnu Malik memuji dan bersyukur kepada Allah sebagai bentuk doa dan penghormatan, menyebut Allah sebagai "sebaik-baik Pemilik." Jadi, keseluruhan kalimat ini adalah pengantar yang memperkenalkan dirinya dan memuji Allah SWT, sebuah tradisi yang umum di awal karya-karya keilmuan.

Kitab Alfiyah-7

Kalimat ini juga merupakan bagian dari Alfiyah Ibnu Malik. Berikut adalah terjemahannya: وَاللَّهُ يَقْضِي بِهِبَـاتٍ وَافِرَهْ   Artinya: "Dan Allah memberikan dengan karunia yang melimpah." Di sini, Ibnu Malik menyatakan harapannya bahwa Allah akan memberikan karunia yang besar kepada dirinya dan orang-orang yang mempelajari dan menghargai ilmu yang disampaikan dalam karyanya. لِي وَلَهُ فِي دَرَجَاتِ الآخِرَهْ  Artinya: "Untukku dan untuknya di derajat-derajat akhirat." Bagian ini menekankan bahwa karunia tersebut akan diperoleh baik untuk dirinya maupun untuk orang-orang yang terlibat dalam mempelajari dan menyebarkan ilmu tersebut, terutama di hari akhir atau di kehidupan setelah mati. Secara keseluruhan, kalimat ini menunjukkan harapan dan doa Ibnu Malik agar ilmu yang ia sampaikan dalam Alfiyah dapat membawa manfaat dan karunia Allah bagi dirinya dan orang lain di akhirat. Ini adalah bentuk kerendahan hati dan pengharapan akan balasan dari Allah SWT atas usah...