Info
Memuat...

Kitab Alfiyah-7

Kalimat ini juga merupakan bagian dari Alfiyah Ibnu Malik. Berikut adalah terjemahannya:


وَاللَّهُ يَقْضِي بِهِبَـاتٍ وَافِرَهْ  

Artinya: "Dan Allah memberikan dengan karunia yang melimpah."


Di sini, Ibnu Malik menyatakan harapannya bahwa Allah akan memberikan karunia yang besar kepada dirinya dan orang-orang yang mempelajari dan menghargai ilmu yang disampaikan dalam karyanya.


لِي وَلَهُ فِي دَرَجَاتِ الآخِرَهْ 

Artinya: "Untukku dan untuknya di derajat-derajat akhirat."


Bagian ini menekankan bahwa karunia tersebut akan diperoleh baik untuk dirinya maupun untuk orang-orang yang terlibat dalam mempelajari dan menyebarkan ilmu tersebut, terutama di hari akhir atau di kehidupan setelah mati.


Secara keseluruhan, kalimat ini menunjukkan harapan dan doa Ibnu Malik agar ilmu yang ia sampaikan dalam Alfiyah dapat membawa manfaat dan karunia Allah bagi dirinya dan orang lain di akhirat. Ini adalah bentuk kerendahan hati dan pengharapan akan balasan dari Allah SWT atas usaha dalam menyebarkan ilmu.



Populer

Bekam Sehat: Temukan Keseimbangan Tubuh bersama Lembaga Sahadat-Qu

Bekam, sebagai metode penyedotan darah dengan pemvakuman melalui sayatan kecil kulit, merupakan cara efektif untuk mengeluarkan darah statis berisi toksin dari tubuh manusia. Proses ini tidak hanya merangsang saraf dan melancarkan pembuluh darah, tetapi juga meningkatkan imunitas serta memberikan relaksasi. Manfaatnya meliputi penyembuhan kelainan darah, anemia, hipertensi, migrain, serta mengurangi nyeri otot di kaki, panggul, dan leher. Praktik bekam ini diadakan di Masjid Jami' Baitul Hasanah, Jl. Musi, Kelurahan Penganjuran, Kec. Banyuwangi, pada Minggu, 3 Desember 2023, pukul 08.00. Acara ini akan dipandu oleh bapak pembimbing, M. Faizal Riza, S.HI. Segera manfaatkan kesempatan ini untuk meraih kesehatan melalui bekam! 🌿✨ Peserta acara sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini, dengan tujuan menambah pengetahuan tentang thibunnabawi atau setidaknya untuk menjaga kesehatan keluarga secara mandiri. Ketua panitia, Syarif, menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan menciptakan masy...

Surat Al-Baqarah (Surat 2, ayat 2)

  Ayat "Żālikal-kitābu lā raiba fīh(i), hudal lil-muttaqīn(a)" adalah ayat kedua dari Surat Al-Baqarah (Surat 2, ayat 2) dalam Al-Qur’an. Ayat ini memiliki makna yang sangat mendalam dan menjadi salah satu ayat yang menegaskan keutamaan serta fungsi Al-Qur’an. Berikut adalah penjelasan makna ayat ini secara ringkas dan jelas: Teks dan Terjemahan Teks Arab : ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ Transliterasi : Żālikal-kitābu lā raiba fīh(i), hudal lil-muttaqīn(a). Terjemahan : "Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; (ia merupakan) petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa." Makna Ayat "Żālikal-kitābu" (Kitab ini) : Kata "żālika" (ini) merujuk pada Al-Qur’an, kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Penggunaan kata "kitab" menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah wahyu ilahi yang terdokumentasi, penuh kebijaksanaan, dan sempurna. "Lā raiba fīh(i)" (Tidak ada keraguan di d...