Info
Memuat...

Kitab Alfiyah-4

 Kalimat ini adalah bagian dari Alfiyah Ibnu Malik dan berikut adalah terjemahannya:


تُقَرِّبُ الأقْصى بِلَفْظٍ مُوجَزِ  

Artinya: "Ia mendekatkan yang paling jauh dengan ungkapan yang ringkas."


Di sini, Ibnu Malik menjelaskan bahwa ilmu nahwu, yang dibahas dalam *Alfiyah*, mampu menjelaskan konsep yang kompleks atau jauh (sulit) dengan kata-kata yang singkat dan jelas. Ini menunjukkan kejelasan dan efisiensi dalam penyampaian ilmu.


وَتَبْسُطُ الْبَذْلَ بِوَعْدٍ مُنْجَزِ 

Artinya: "Dan ia memperluas pemahaman dengan janji yang pasti."


Bagian ini menegaskan bahwa ilmu nahwu juga memberikan penjelasan yang lebih luas dan detail (meluaskan) mengenai suatu hal dengan kepastian atau janji yang jelas, yang membuatnya lebih mudah dipahami.

Secara keseluruhan, kalimat ini menegaskan bahwa Alfiyah berfungsi untuk menjelaskan dan memperjelas ilmu nahwu dengan cara yang ringkas dan mudah dipahami, serta memberikan jaminan dalam pemahaman tersebut.


Populer

Metode Yang Digunakan Rumah Tahfidz Sahadat-Qu

Metode Qiro'ati Metode Qiro'ati adalah metode pembelajaran membaca Al-Qur'an yang pertama kali disusun oleh K.H. As'ad Humam. Metode ini menggunakan pendekatan audio-visual yang menekankan pada pelafalan huruf dan tajwid yang benar. Pembelajaran metode Qiro'ati dibagi menjadi 13 jilid, yang masing-masing jilid berisi materi tentang huruf, harakat, makhraj, tajwid, dan bacaan ayat Al-Qur'an. Materi pembelajaran disajikan secara bertahap dan sistematis, sehingga peserta didik dapat mempelajarinya dengan mudah dan cepat. Kelebihan metode Qiro'ati Efektif untuk melatih pelafalan huruf dan tajwid yang benar. Mudah dipelajari karena materi disajikan secara bertahap dan sistematis. Dapat dipelajari oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. Metode Iqra' Metode Iqra' adalah metode pembelajaran membaca Al-Qur'an yang disusun oleh K.H. As'ad Humam. Metode ini juga menggunakan pendekatan audio-visual, namun materi pembelajarannya lebih...

Kitab Alfiyah-1

kitab Alfiyah Ibnu Malik, sebuah karya terkenal dalam bidang ilmu nahwu (tata bahasa Arab) yang disusun oleh Ibnu Malik. Berikut adalah arti dari kalimat tersebut: قَالَ مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ مَالِك Artinya: "Berkata Muhammad, dia adalah Ibnu Malik." Ini adalah pengenalan penulis, yakni Muhammad bin Malik, yang dikenal sebagai Ibnu Malik. أَحْمَدُ رَبِّي اللهَ خَيْرَ مَالِكِ   Artinya: "Aku memuji Tuhanku, Allah, sebaik-baik Pemilik." Dalam bagian ini, Ibnu Malik memuji dan bersyukur kepada Allah sebagai bentuk doa dan penghormatan, menyebut Allah sebagai "sebaik-baik Pemilik." Jadi, keseluruhan kalimat ini adalah pengantar yang memperkenalkan dirinya dan memuji Allah SWT, sebuah tradisi yang umum di awal karya-karya keilmuan.

Kajian Tentang Metodologi Islam - 4

Kata Aqidah bisa diartikan sebagai Iman Tauhid Ushuludin Teologi Ilmu Kalam Kata Iman berarti Amanah (Terpercaya /lawan katanya Khianat) Sedangkan pengertian Iman secara etimologi berarti pembenaran. Orang yang beriman adalah orang yang membenarkan memegang dan melaksanakan amanah. Ditulis Oleh Kontributor : Anton Css