Info
Memuat...

Kitab Alfiyah-2

Pengantar dalam karya Alfiyah Ibnu Malik, dan berikut adalah terjemahannya:


مُصَلِّياً عَلَى النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى

Artinya: "Dengan bershalawat kepada Nabi yang terpilih (Al-Mustafa)."


Ibnu Malik di sini menyampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, yang diberi gelar *Al-Mustafa* (yang terpilih).


وَآلِهِ المُسْتَكْمِلِينَ الشَّرَفَا 

Artinya: "Dan kepada keluarganya yang telah menyempurnakan kemuliaan."

Bagian ini memuji keluarga Nabi Muhammad SAW (Ahlul Bait) yang memiliki kesempurnaan dalam hal kehormatan dan kemuliaan.

Jadi, keseluruhan kalimat ini merupakan ungkapan shalawat dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya, yang merupakan bagian dari pengantar kitab sebagai bentuk doa dan keberkahan sebelum memulai pembahasan utama. 


Populer

Doa Kekuatan Iman

rabbanā innanā āmannā fagfir lanā żunūbanā wa qinā ‘ażāban-nār(i). “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami benar-benar telah beriman. Maka, ampunilah dosa-dosa kami dan selamatkanlah kami dari azab neraka.” (QS. Āli ‘Imrān [3]: 16)

Kitab Alfiyah-7

Kalimat ini juga merupakan bagian dari Alfiyah Ibnu Malik. Berikut adalah terjemahannya: وَاللَّهُ يَقْضِي بِهِبَـاتٍ وَافِرَهْ   Artinya: "Dan Allah memberikan dengan karunia yang melimpah." Di sini, Ibnu Malik menyatakan harapannya bahwa Allah akan memberikan karunia yang besar kepada dirinya dan orang-orang yang mempelajari dan menghargai ilmu yang disampaikan dalam karyanya. لِي وَلَهُ فِي دَرَجَاتِ الآخِرَهْ  Artinya: "Untukku dan untuknya di derajat-derajat akhirat." Bagian ini menekankan bahwa karunia tersebut akan diperoleh baik untuk dirinya maupun untuk orang-orang yang terlibat dalam mempelajari dan menyebarkan ilmu tersebut, terutama di hari akhir atau di kehidupan setelah mati. Secara keseluruhan, kalimat ini menunjukkan harapan dan doa Ibnu Malik agar ilmu yang ia sampaikan dalam Alfiyah dapat membawa manfaat dan karunia Allah bagi dirinya dan orang lain di akhirat. Ini adalah bentuk kerendahan hati dan pengharapan akan balasan dari Allah SWT atas usah...

hadits-hadits tentang niat

informasi mengenai hadits-hadits tentang niat, dilengkapi dengan teks Arab, transliterasi, terjemahan, dan penjelasan singkat untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Saya juga akan memverifikasi keabsahan hadits berdasarkan sumber yang disebutkan dan memberikan konteks tambahan mengenai pentingnya niat dalam Islam. 1. Hadits Riwayat Umar bin Khattab **Teks Arab**:   إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى   **Transliterasi**:   *Innāma al-a‘māl bi an-niyyāt, wa innāma li kulli imri’in mā nawā*   **Terjemahan**:   “Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.”   **Sumber**: HR. Bukhari (no. 1) dan Muslim (no. 1907)   **Penjelasan**:   Hadits ini merupakan salah satu hadits paling fundamental dalam Islam, sering disebut sebagai *hadits niat*. Hadits ini menegaskan bahwa niat adalah d...